Analisis Pengaruh Ketimpangan Pendapatan, Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimimum Terhadap Kemiskinan Daerah Istimewa Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, tingkat pengangguran terbuka, dan upah minimum terhadap kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada periode 2015-2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta dianalisis menggunakan software Eviews 12. Model estimasi yang digunakan mencakup Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, dengan pemilihan model berdasarkan uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan pendapatan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan, sementara tingkat pengangguran terbuka dan upah minimum memberikan dampak yang beragam tergantung pada model estimasi yang digunakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta pemerataan pendapatan dapat berperan penting dalam mengurangi kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta.




